Monday, 02 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Risiko Geopolitik Mengintai, Perak Stabil Rendah
Friday, 15 August 2025 10:19 WIB | SILVER |PerakSILVER

Harga perak (XAG/USD) bertahan di bawah US$38 per troy ounce pada Jumat (15/8), setelah anjlok lebih dari 1% pada sesi sebelumnya. Tekanan berlanjut seiring inflasi produsen AS (PPI) yang lebih tinggi dari perkiraan meredam harapan pemangkasan suku bunga The Fed yang besar pada September dan menjaga minat pada aset tanpa imbal hasil tetap rendah.

Dari sisi data, klaim pengangguran mingguan tercatat 224.000, lebih baik dari perkiraan 228.000, menandakan pasar kerja yang masih tangguh. Kombinasi PPI yang "panas" dan klaim yang solid memperkecil urgensi pelonggaran agresif, sehingga narasi "soft landing" kembali mengemuka di kalangan pelaku pasar.

Ekspektasi pasar kini mematok >90% peluang pemangkasan 25 bps bulan depan, sementara opsi 50 bps praktis menguap. Presiden Fed St. Louis Alberto Musalem menegaskan pemangkasan setengah poin tidak diperlukan, sehari setelah Menteri Keuangan Scott Bessent menyebut opsi tersebut masih mungkin”pernyataan kontras yang menambah ketidakpastian jalur kebijakan.

Di panggung geopolitik, Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bertemu di Alaska pada Jumat malam untuk mendorong upaya mengakhiri perang di Ukraina. Hasil pertemuan berpotensi memengaruhi selera risiko dan arah komoditas, termasuk logam mulia.

Ke depan, perak akan sensitif terhadap data AS berikutnya dan komunikasi The Fed. Selama tekanan dari data inflasi produsen belum mereda dan pasar belum melihat katalis baru, ruang penguatan perak diperkirakan terbatas meski volatilitas tetap tinggi.(alg)

Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
Perak Terkoreksi, Investor Mulai Ambil Untung...
Wednesday, 7 January 2026 17:14 WIB

Harga perak (XAG/USD) berbalik melemah pada Rabu (7/1) setelah tiga sesi sebelumnya melonjak. Perak turun sekitar 2,5% dan berada di kisaran US$79,27 per troy ounce pada perdagangan terbaru, menandai ...

Perak Bisa Jadi Primadona Sekarang!...
Wednesday, 7 January 2026 08:12 WIB

Pasar perak masih fokus kuat pada fundamental yang mendukung harga tinggi hari ini. Meskipun ada beberapa koreksi dalam beberapa hari terakhir, struktur dasar pasar perak tetap rapat karena supply yan...

Harga Perak Kembali Menguat...
Tuesday, 6 January 2026 23:23 WIB

Harga perak naik menjadi sekitar $79 per ons pada hari Selasa, menandai kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut dan bergerak menuju level rekor. Serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presid...

Perak Mulai Bersinar di Awal 2026, Ada Sinyal Besar dari Ekonomi Global?...
Friday, 2 January 2026 08:02 WIB

Harga perak bergerak menguat pada hari ini, 2 Januari 2026, seiring meningkatnya minat investor di awal tahun. Sentimen pasar didorong oleh ketidakpastian global yang masih tinggi, membuat perak kemba...

Perak Stabil di Hari Terakhir Tahun, Investor Masih Hati-Hati...
Wednesday, 31 December 2025 08:16 WIB

Harga perak diperdagangkan stabil pada hari Rabu, 31 Desember 2025, menjelang penutupan tahun. Pergerakan harga cenderung terbatas karena banyak investor memilih menahan langkah di tengah likuiditas y...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS